VLOG BATIK DUREN : “Inovasi Pembelajaran Digital sebagai Wujud Implementasi Kurikulum Merdeka dengan MPI" - Laman Guru Belajar

VLOG BATIK DUREN : “Inovasi Pembelajaran Digital sebagai Wujud Implementasi Kurikulum Merdeka dengan MPI"

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Salam dan Bahagia


Salam kenal Bapak Ibu Guru Hebat seluruh Indonesia, perkenalkan nama saya Afriyadi M, saya tugas mengajar di SD Negeri 24 Kota Lubuklinggau. Semoga tetap menjadi guru yang menyenangkan pada setiap proses kegiatan belajar mengajar. Harapannya bapak ibu Setelah membaca blog tentang webinar dan diseminasi berbagi praktik baik saya lakukan ini, tentang penyebarluasan ide gagasan dan sebagainya, yang pernah diimplementasikan di kelas, bersama siswa, dapat bermanfaat dan bisa menjadi inspirasi bagi Bapak Ibu semua, khususnya pada saat menerapkan model pembelajaran inovatif berbasis TIK berpusat pada murid (student center oriented) yang bersifat kolaboratif dengan memanfaatkan media pembelajaran yang telah dikreasikan pada level 3 dan Platform Teknologi lainnya.

Level 4 ini Pada tugas berbagi dan berkolaborasi inovasi pembelajaran, saya merancang rencana aksi yang terstruktur dalam melaksanakan kegiatan berbagi. Terdapat tiga tema pada rencana aksi yang saya buat pada tugas berbagi ini diantaranya :
  1. BATIK DUREN (Berbagi Praktik Baik, Digitalisasi, Edukati, Kreatif dan Keren)
  2. KALIBRASI (Kolaborasi dalam berbagi dan Aksi) Sahabat Teknologi Sumatera Selatan
  3. KOPAMETIK (Kolaboasi Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling)

Pada Tema ini salah satunya saya mengangkat kearifan lokal yaitu Batik Duren yang menjadi ciri khas Kota Lubuk Linggau saat ini. Rencana aksi dalam kegiatan berbagi dan berkolaborasi adalah sebagai berikut dengan berkolaborasi dengan komunitas belajar di sekolah dan sesama Sahabat teknologi dari satu provinsi dan lintas provinsi, dari rencana aksi yang dibuat, semua terlaksana dengan baik dan terstruktur.

  1. Webinar KALIBRASI - SERI 3 | Webinar PELITA (Pembelajaran Interaktif dengan Teknologi Adaptif) pada Kombel Sahabat PembaTIK Sumatera Selatan. (selengkapnya)
  2. BATIK DUREN SERI 1# | Berbagi Praktik Baik Pemanfaatan Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI) pada Kombel HEBAT SEKOLAH PENGGERAK SD Negeri 80 Lubuklinggau.(selengkapnya)
  3. BATIK DUREN SERI 2# | Berbagi Praktik Baik Pemanfaatan Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI) pada Kombel Sang Juara SD Negeri 14 Lubuklinggau.(selengkapnya)
  4. BATIK DUREN SERI 3# | Berbagi Praktik Baik Pemanfaatan Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI) pada Kombel Kejora24 SD Negeri 24 Lubuklinggau. (selengkapnya)
  5. Webinar KOPAMETIK : Kolaboasi Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) Kabupaten Cianjur dan Komunitas Sahabat Teknologi JAGOSUM (Jawa Barat, Gorontalo dan Sumatera Selatan). (selengkapnya)

Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan agar saya dan semua dapat terus belajar dan berkembang bersama.

Tahun ini di Level 4 Program Bimbingan Teknis Pembelajaran Berbasis TIK–PembaTIK Tahun 2024 mengangkat tema “Inovasi Pembelajaran Digital sebagai Wujud Implementasi Kurikulum Merdeka”

Dalam Webinar dan Diseminasi saya banyak menemukan pengalaman yang berharga dalam berbagi praktik baik, pembelajaran yang menarik dari beberapa di antaranya yang paling menarik perhatian adalah:

  • Penggunaan platform pembelajaran online: Banyak peserta yang berbagi pengalaman mereka dalam menggunakan platform seperti Canva, Quizizz dan Wordwall untuk memperkaya proses pembelajaran khusus ke siswa.
  • Pembelajaran berbasis proyek: Peserta juga berbagi praktik pembelajaran berbasis proyek yang mendorong siswa untuk belajar yang menyenangkan dan kreatif.
  • Pemanfaatan Multimemdia Pembelajaran Interaktif MPI) yang bisa :
    • Meningkatkan minat belajar: Materi yang disajikan secara menarik dan interaktif membuat siswa lebih termotivasi untuk belajar.
    • Mempermudah pemahaman: Visualisasi dan animasi membantu siswa memahami konsep yang abstrak dengan lebih mudah.
    • Meningkatkan keterlibatan: Fitur interaktif seperti kuis, simulasi, dan game membuat siswa lebih aktif terlibat dalam proses pembelajaran.
    • Fleksibilitas: Materi pembelajaran dapat diakses kapan saja dan di mana saja, baik secara online maupun offline.
    • Personalisasi: Materi pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya belajar masing-masing siswa.

Praktik-praktik baik ini membuktikan bahwa dengan sedikit kreativitas dan inovasi, kita sebagai guru dapat menciptakan pembelajaran yang lebih menyenangkan dan bermakna bagi siswa.

Saat saya Webinar dan Diseminasi saya menjelaskan tentang menerapkan model game based learning saat pembelajaran. Game based learning merupakan pendekatan pembelajaran yang menggunakan elemen permainan, seperti aturan, tantangan, skor dan interaksi berbasis game untuk mengajar konsep, keterampilan atau pengetahuan tertentu kepada siswa. Sintak/tahapan dalam model pembelajaran Game based learning:

1. Memilih game sesuai topik. Guru memilih game yang sesuai dengan topik yang akan disampaikan sesuai dengan panduan diatas. 

2. Penjelasan konsep. Guru memberikan penjelasan/konsep awal terkait dengan game yang akan dimainkan, tujuan dan tantangan yang harus diselesaikan. Bukan hanya bermain namun juga mereka harus menuntaskan permainan/game yang berisi tetang pembelajaran yang harus mereka pahami.

3. Aturan. Siswa memahami dan menyepakati aturan yang disampaikan oleh guru serta disediakan ruang untuk berkreasi dan mengekspresikan diri. Jadi saya menyampaikan aturan untuk bergantian dalam kelompok, supaya setiap siswa memiliki kesempatan menyelesaikan game yang berisi tentang pembelajaran yang harus mereka pahami.

4. Bermain game. Siswa bermain game menggunakan platform yang sudah ditentukan sebelumnya termasuk batasan waktu dan jadwal bermain. 

5. Merangkum pengetahuan. Siswa merangkum pengetahuan, pengalaman, dan hal-hal yang didapatkan dari game yang telah dimainkan. Setelah game edukasi selesai saya mereview ulang hasil dari siswa supaya mereka tau yang harusnya itu jawabanya dalam materi pelajaran yang dipelajari.

6. Melakukan refleksi. Siswa melakukan refleksi dari hasil rangkuman dan menghubungkannya dengan topik materi yang sedang dipelajari. Setelah akhir pembelajaran saya memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan refelksi.

Tujuan dari memanfaatkan platform Wordwall dan Quizizz

Pada platform Wordwall saya gunakan untuk media digital yang dapat meningkatkan minat belajar Siswa serta memotivasi Siswa dalam memahami materi pelajaran.

Sedangakan platform Quizizz tujuannya untuk melakukan asesmen kepada Siswa sebagai dasar mengetahui sejauh mana peningkatan Siswa pemahaman Siswa dalam mempelajari dan memahami topik pembelajaran membandingkan bilangan pelajaran Matematika, Hak  dan kewajiban pada pelajaran pendidikan pancasila. 

Dalam merancang inovasi BATIK DUREN ini, saya menggunakan berbagai platform digital sebagai berikut :
  1. PMM = Tempat berbagi dan mencaru simber refrensi sesama guru.
  2. Canva for education = Membuat berbagai aset desain MPI, yang diperlukan untuk membuat template/tema slide, navigasi yang berkaitan dengan tampilan MPI.
  3. Wordwall = Membuat media pembelajaran seperti kuis
  4. Quizziz = sebagai media asesmen formatif
  5. MS Power Point sebagai media pembuatan MPI tanpa jaringan
  6. Ispring Suite = adalah alat berbasis PowerPoint dari iSpring Solutions yang akan memberikan kemudahan bagi penggunanya dalam membuat media misalnya dalam bentuk slide, kuis multi-pertanyaan, video, rekaman, simulasi, multimedia serta materi pembelajaran interaktif 
  7. itch.io = untuk menjalankan Multimedia Pembelajaran Interaktif dan edugame serta perangkat lunak dari itch.io dengan mudah yang bisa di akses siswa dengan memberikan link.

Semua kegiatan aksi tersebut ternyata mampu meningkatkan hasil belajar serta meningkatkan motivasi belajar siswa dan membuat kegiatan pembelajaran jadi menyenangkan.


Berikut adalah vlog inovasi pembelajaran dan kegiatan implementasi, kreasi, berbagi dan berkolaborasi di PembaTIK level 4 tahun 2024:


Kesimpulan Multimedia Pembelajaran Interaktif telah menjadi bagian dari pendidikan modern. Dengan memanfaatkan teknologi, kita dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik, efektif, dan relevan dengan kebutuhan siswa. Namun, keberhasilan penerapan multimedia pembelajaran interaktif juga tergantung pada kesiapan guru, siswa, dan dukungan dari berbagai pihak.

Untuk closing statement pada blog ini saya menyampaikan bahwasanya kita melakukan perubahan inovasi kreasi ini tak lain dan tak bukan pasti arahnya bermuara kepada siswa kita, maka dari itu apapun yang kita lakukan sebagai pendidik ataupun guru tetap tujuannya yaitu mencerdaskan Kehidupan bangsa khususnya kembali kepada siswa kita.
#BLPTKemendikbudristek #MerdekaBelajar #PembaTIK2024 #SahabatTeknologiKemendikbudristek #PlatformMerdekaMengajar



Comments

2 komentar

Sangat menginspirasi, semua siswa pada kegiatan video itu sangat senang dalam kegiatan belajarnya.

Seluruh rangkaian itu bisa dijalani dalam kurang lebih satu minggu, sangat luar bisa bapak, Semangat, dan vlog ini sangat membat saya menjadi terinspirasi ingin membuat pembelajaran digitall juga.


EmoticonEmoticon